Visitasi AHPGS Untuk Akreditasi Internasional Departemen Hubungan Internasional FISIP UI

Visitasi AHPGS Untuk Akreditasi Internasional Departemen Hubungan Internasional FISIP UI

Depok – Di dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan secara global dan memastikan bahwa program-program yang ditawarkan memenuhi standarisasi, Departemen Hubungan Internasional telah menjalani proses akreditasi internasional yang dimulai sejak awal tahun 2023. Puncak dari proses ini adalah kunjungan lapangan oleh Accreditation Agency in Health and Social Sciences (AHPGS) yang berlangsung pada tanggal 23 hingga 24 September 2024. AHPGS merupakan lembaga akreditasi asal Jerman yang memiliki reputasi tinggi dan memberikan penilaian komprehensif pada berbagai disiplin ilmu di tingkat Sarjana dan Pascasarjana. Penilaian mereka mencakup aspek-aspek seperti kurikulum, kualitas pengajaran, infrastruktur, serta dukungan akademik bagi mahasiswa.

Kunjungan kali ini melibatkan dua asesor terkemuka, yaitu Prof. Dr. Sandra Destradi dari Albert-Ludwigs-University Freiburg dan Prof. Dr. Jakob Lempp dari Rhine-Waal University of Applied Sciences, yang berpengalaman dalam menilai program-program studi Hubungan Internasional di berbagai negara.

Rangkaian Kegiatan
Pada hari pertama, Senin, 23 September 2024, kedua asesor disambut secara resmi di Gedung Pusat Administrasi Universitas oleh pimpinan FISIP UI, yaitu Prof. Dr. Semiarto Aji Purwanto, selaku Dekan FISIP UI, didampingi oleh Nurul Isnaeni, Ph.D. dan Dwi Ardhanariswari Sundrijo, Ph.D., yang merupakan Wakil Dekan FISIP UI. Kunjungan ini juga melibatkan pimpinan universitas yang turut hadir untuk memberikan sambutan hangat kepada para asesor. Setelah sesi penyambutan, asesor menuju Gedung Mochtar Riady di lantai 2 untuk melakukan serangkaian wawancara mendalam dengan para dosen pengajar di jenjang Sarjana dan Pascasarjana dari Departemen Hubungan Internasional. Dosen-dosen yang berpartisipasi dalam wawancara tersebut antara lain Prof. Dr. Fredy B.L. Tobing, Prof. Evi Fitriani, Ph.D., Ali Abdullah Wibisono, Ph.D., Ardhitya E. Yeremia Lalisang, Ph.D., Asra Virgianita, Ph.D., Emir Chairullah, Ph.D., Edi Prasetyono, Ph.D., Dr. Ani Widyani Soetjipto, Hariyadi Wirawan, Ph.D., dan Gracia Paramitha, Ph.D.. Para dosen berbagi informasi mengenai kurikulum, penelitian, serta pengalaman mengajar mereka di Departemen Hubungan Internasional.

Hari kedua, Selasa, 24 September 2024, dimulai dengan sesi wawancara bersama mahasiswa dan alumni dari Departemen Hubungan Internasional di tingkat Sarjana dan Pascasarjana, yang bertempat di Auditorium Juwono Sudarsono, FISIP UI lantai 2. Para mahasiswa dan alumni yang diwawancarai mewakili berbagai angkatan, dengan mahasiswa dan alumni Sarjana yang hadir antara lain Althea Karenina Pravdita Gultom, Khalif Akbar Fakhrianto, Mabda Haerunnisa Fajrila Sidiq, Munson Gamaliel Tampubolon, Ahmad Hidayat, dan Mabda Haerunnisa Fajrila Sidiq. Sementara itu, mahasiswa dan alumni Pascasarjana yang turut serta dalam sesi wawancara meliputi Hetri Pima Anggara, Eunike Meliani Wahyuningtyas, Baston Kondowe, Muhammad Naufal Musri, M.Si., dan Awani Yamora Masta, M.Si.. Pada sesi ini, mahasiswa dan alumni berbagi pengalaman mereka terkait pembelajaran, fasilitas, serta kontribusi akademik yang mereka dapatkan selama di Departemen Hubungan Internasional.

Setelah sesi wawancara yang berlangsung intensif, para asesor diundang untuk melakukan campus tour mengelilingi area kampus UI Depok. Tur dimulai dari lingkungan FISIP, diikuti dengan kunjungan ke Unit Pusat Departemen Hubungan Internasional (UPDHI) dan International Office UI. Tur ini memberikan kesempatan bagi para asesor untuk melihat langsung fasilitas akademik, laboratorium, serta berbagai layanan pendukung lainnya yang tersedia bagi mahasiswa di kampus UI. Kunjungan akreditasi ini menjadi bagian penting dalam upaya Departemen Hubungan Internasional untuk terus berinovasi dan memastikan bahwa standar akademik yang diterapkan mampu bersaing di tingkat internasional.

Kuliah Umum Modern Australia and It’s Role in the World

Kuliah Umum Modern Australia and It’s Role in the World

Depok, 13 September 2024 – Departemen Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia dengan bangga menyelenggarakan kuliah umum dengan judul “Modern Australia and Its Role in the World” yang menghadirkan Duta Besar Australia untuk Indonesia, H.E. Penny Williams PSM. Kuliah umum ini diadakan pada hari Jumat, 13 September 2024, bertempat di Auditorium Ilmu Komunikasi FISIP UI dan dihadiri oleh sejumlah besar mahasiswa dari Program Studi Ilmu Hubungan Internasional. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai peran Australia di dunia internasional, khususnya dalam aspek diplomasi dan kebijakan luar negerinya yang mempengaruhi tatanan global serta hubungan bilateral dengan negara-negara lain, termasuk Indonesia.

Kuliah umum dibuka oleh Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional, Prof. Evi Fitriani, Ph.D yang menyampaikan bahwa Indonesia dan Australia memiliki hubungan yang baik. Dengan demikian kegiatan kuliah umum ini diharapkan dapat memperluas wawasan mengenai Australia dan kebijakan luar negerinya sehingga di masa yang akan datang banyak kerjasama yang terbentuk. Selanjutnya, Dr. phil. Yandry Kurniawan, selaku Ketua Program Studi Sarjana Ilmu Hubungan Internasional, turut memberikan sambutan. Di dalam sambutannya berharap bahwa kunjungan dari Duta Besar Australia untuk Indonesia H.E. Penny Williams PSM dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat hubungan dengan Departemen Hubungan Internasional. Hal ini dikarenakan banyak mahasiswa yang mengangkat topik Australia pada tugas akhir.

Acara dilanjutkan dengan pembukaan oleh Ristian Atriandi Supriyanto, M.Sc. seorang dosen di Departemen Hubungan Internasional yang bertindak sebagai moderator. yang memandu jalannya kuliah umum dengan memfasilitasi diskusi yang interaktif antara Duta Besar dan para peserta. Dalam sesi pemaparan, H.E. Penny Williams PSM menyoroti berbagai aspek penting Australia. Mulai dari keberagaman budaya yang menjadi ciri khas negara tersebut hingga kebijakan luar negeri Australia yang didasarkan pada nilai, kepentingan, dan identitas nasionalnya. H.E. Penny Williams PSM  menekankan bahwa Australia tidak hanya memprioritaskan kerja sama di kawasan regional tetapi juga hubungan antar-kawasan, termasuk dengan Indonesia. Selain itu dalam konteks hubungan internasional yang terus berkembang, Australia sebagai bagian dari kawasan Pasifik, menghadapi sejumlah tantangan global seperti perubahan iklim, keamanan maritim, dan isu-isu lainnya yang memerlukan perhatian khusus.

Setelah sesi pemaparan dari Duta Besar H.E. Penny Williams PSM, kuliah umum dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh mahasiswa. Kuliah umum kemudian  ditutup dengan penyerahan cinderamata dari Departemen Hubungan Internasional kepada Duta Besar H.E. Penny Williams PSM sebagai bentuk apresiasi atas kehadirannya. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara Australia dan Indonesia, serta memberikan kontribusi positif bagi pengembangan keilmuan di bidang hubungan internasional.

Kolaborasi Internasional DHI FISIP UI,  GSIS Yonsei University & Ban Ki-Moon Foundation dalam Promosi SDGs bagi siswa SMA Budi Cendekia Islamic School, Depok

Kolaborasi Internasional DHI FISIP UI, GSIS Yonsei University & Ban Ki-Moon Foundation dalam Promosi SDGs bagi siswa SMA Budi Cendekia Islamic School, Depok

Depok, 7 Agustus 2024 – Departemen Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (HI FISIP UI) bekerja sama dengan Yonsei University Graduate School of International Studies (Yonsei GSIS) Korea, Ban Ki-Moon Foundation, dan SMA Islam Budi Cendekia (BCI) Depok, menyelenggarakan seminar tentang promosi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG No. 12 mengenai konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Acara ini berlangsung di Aula SMA BCI Depok pada hari Rabu, 7 Agustus 2024, dari pukul 09.30 hingga 12.00 WIB. Sehari sebelum kegiatan sosialisasi, dilakukan rapat koordinasi secara tatap muka di Dekanat FISIP UI yang dihadiri Prof. Dr. Semiarto Aji Purwanto, Dekan, dan Nurul Isnaeni, Ph.D., Wakil Dekan FISIP UI, panitia dari Departemen HI UI, Yonsei University, Ban Ki-moon Foundation, serta Perwakilan Guru SMA BCI. 

Kegiatan sosialisasi dibuka oleh Kepala SMA BCI, Ibu Bayu Indah Susanti, yang dengan senang hati menerima rombongan dari Korea dan panitia penyelenggara dari HI FISIP UI. Beliau menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran siswa SMA mengenai isu SDGs, terutama masalah sampah makanan yang menjadi salah satu masalah lingkungan utama di Indonesia. Ketua Departemen HI FISIP UI, Asra Virgianita, Ph.D., menyampaikan pentingnya pembelajaran SDGs bagi siswa SMA sebagai calon pemimpin masa depan agar peduli terhadap lingkungan sambil menikmati proses kegiatan.

Dari pihak Korea, Prof. Tae Yong Jung dari Yonsei University dan Director Lee dari Ban Ki-Moon Foundation juga memberikan sambutannya. Mereka mengapresiasi antusiasme pihak sekolah dan siswa yang diharapkan dapat menjadi kunci kesuksesan pelaksanaan program promosi SDG No. 12 melalui kegiatan seni budaya yang telah dilakukan oleh sekolah di Korea. Semua ini merupakan aksi sukarela dan inspirasi dari mantan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Ban Ki-Moon, yang juga merupakan promotor utama agenda SDGs 2030.

Program ini juga bertujuan menunjukkan pentingnya pencapaian SDGs untuk kesejahteraan global. Siswa SMA dapat berkontribusi dalam mewujudkan hal tersebut melalui aksi kampanye, pembuatan lagu, video, atau alat promosi lainnya yang kreatif dan bernuansa seni budaya. Acara ini dihadiri oleh perwakilan siswa dari masing-masing kelas X SMA BCI serta guru-guru, asosiasi orang tua siswa, dan pihak Yayasan Budi Cendekia..

Dalam kegiatan ini, Ahmad Hidayat, M.Sc., Dosen HI FISIP UI mempresentasikan materi terkait  SDGs, termasuk 17 tujuan yang disepakati secara global sejak 2015. Fokus presentasi adalah SDG 12 (Konsumsi dan Produksi Berkelanjutan), disertai foto dan video yang menarik perhatian siswa. Sesi ini berlangsung interaktif dengan siswa yang menyampaikan pendapat mereka dan diiringi penayangan video musik promosi SDGs yang dibuat oleh Gracia Paramitha, Ph.D., Dosen HI FISIP UI. Para siswa turut serta menyanyikan lagu SDGs beserta gerakannya dengan meriah.

Selain itu, siswa dari Daeje Middle School Korea turut berpartisipasi dengan memperkenalkan kampanye mereka tentang pengurangan limbah makanan melalui proyek paduan suara. Mereka berbagi pengalaman dan hasil karya mereka dalam mengimplementasikan SDG 12 di sekolah mereka.

Acara ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif antara siswa SMA BCI dan para pembicara. Sesi ini sangat antusias dengan pertanyaan yang menggali lebih dalam terkait motivasi, inspirasi, proses, tantangan, dan catatan penting lainnya untuk mensukseskan aksi promosi SDGs melalui kegiatan seni dan budaya.

Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan para siswa SMA BCI Depok dapat memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai SDGs dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi agen perubahan yang aktif dalam mewujudkan dunia yang lebih baik. 

Kegiatan hari ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan implementasi program pengarusutamaan SDGs bagi siswa SMA BCI dengan karya seni dan budaya berupa film festival yang akan dilakukan pada Oktober 2024. Diharapkan program ini dapat berjalan dengan lancar dan bermanfaat bagi siswa-siswi serta berdampak positif terhadap lingkungan sekitar dan global  di masa depan. 

Department of International Relations Shines at Universitas Indonesia’s 2024 Degree Awarding Ceremony for International Students

Department of International Relations Shines at Universitas Indonesia’s 2024 Degree Awarding Ceremony for International Students

On Tuesday, 23 July 2024, Universitas Indonesia hosted a momentous occasion, the “2024 Universitas Indonesia Degree Awarding Ceremony for International Students,” which brought together 53 graduates from various disciplines across the university. This special event, a highlight of the academic calendar, not only celebrated the accomplishments of these international graduates but also showcased Universitas Indonesia’s commitment to global education and cultural diversity.

The Department of International Relations is proud to be the only department to represent FISIP UI in the ceremony. The department was proudly represented by four international graduates from the master’s degree program. They are from Mexico, Madagaskar, Iran, and Timor Leste. They were congratulated for their degree by the secretary of the university, dr. Agustin Kusumayati, M.Sc., Ph.D. and the Dean of FISIP UI, Prof. Semiarto Aji Purwanto. 

In the ceremony, the students were accompanied by the Head of Graduate Program, Broto Wardoyo Ph.D. Currently, the Graduate Program hosts another seven international students from diverse countries in Africa, Asia, and the Middle East. This number is expected to increase along with the Department of International Relations internationalisation goal. The department has been working on this goal through the ongoing international accreditation and the partnership on student mobility with international universities. In the future, the Department of International Relations will continue to broaden its international network by creating programs to establish more engagement with international institutions.

Beyond its celebratory nature, the ceremony served as a platform for Universitas Indonesia to strengthen its international partnerships and showcase its academic progress toward an internationally celebrated university. Distinguished guests including deans, vice deans, lecturers, as well as representatives from partner universities, embassies, and other academic institutions across Indonesia, attended, highlighting the university’s role in fostering global connections and collaborations.

For the Department of International Relations, the ceremony marked a significant milestone in their ongoing efforts to host and support international students, contributing to a vibrant and inclusive campus environment. It highlighted the department’s dedication to delivering world-class education and nurturing future global leaders.

In essence, the 2024 Universitas Indonesia Degree Awarding Ceremony for International Students not only celebrated academic excellence but also reinforced Universitas Indonesia’s position as a leading institution dedicated to fostering international understanding and academic excellence.

Kunjungan Kerja Internasional Departemen Hubungan Internasional

Kunjungan Kerja Internasional Departemen Hubungan Internasional

Departemen Hubungan Internasional di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI), menyelesaikan kunjungan internasional dari 17-23 Juni 2024. Dipimpin oleh Asra Virgianita0 Ph.D., Ardhitya Eduard Yeremia Lalisang, Ph.D., dan Broto Wardoyo, Ph.D. delegasi mengunjungi dua universitas di Jepang: Ritsumeikan Asia-Pasifik University di Fukuoka, dan Ritsimeikan University di Osaka, serta dua universitias di China: Universitas Cina Hong Kong di Shenzhen dan Xiamen University di Xiamen.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi akademik dan mempromosikan hubungan dengan universitas terkemuka di Jepang dan China. Diskusi di setiap lembaga berfokus pada potensi kemitraan penelitian, program pertukaran akademik, dan partisipasi dalam konferensi internasional. Delegasi secara aktif terlibat dengan anggota fakultas dan administrator untuk mengeksplorasi jalur untuk saling belajar dan kerjasama di bidang hubungan internasional.

Langkah penting selama kunjungan ini adalah penandatanganan perjanjian kolaborasi dengan Ritsumeikan Asia-Pacific University, Jepang dan Xiamen University, China. Dokumen-dokumen ini memperkuat komitmen untuk dukungan akademis bersama dan pertukaran, meletakkan dasar untuk kolaborasi masa depan dalam penelitian, pendidikan, dan pengembangan profesional.
Percakapan mengenai proyek kolaborasi masa depan antara Departemen Hubungan Internasional FISIP dan Asian-Japan Research Institute, Ritsumeikan University Japan juga merupakan langkah pertama yang penting dalam membentuk lingkungan penelitian internasional. Rencana serupa juga disampaikan dalam pertemuan antara departemen dan Sekolah Ilmu Sosial dan Humaniora, Universitas China Hong Kong untuk membangun kolaborasi penelitian khusus ilmu sosial.

Delegasi juga berpartisipasi dalam “Indonesia and the World Interdisciplinary, Interregional, and Intersectoral Conference” di Universitas Xiamen, di mana mereka menyajikan makalah penelitian dan terlibat dalam diskusi ilmiah tentang isu-isu global terkait. Konferensi ini memberikan platform untuk jaringan dengan para sarjana dari berbagai disiplin ilmu, mempromosikan pemahaman budaya dan sinergi akademik.

Kunjungan internasional menekankan komitmen Departemen Hubungan Internasional FISIP UI untuk memperluas jaringan global dan memajukan keunggulan akademik melalui kemitraan internasional. Departemen berharap untuk membangun kolaborasi ini untuk memperkaya peluang akademik dan memperdalam pemahaman dalam hubungan internasional.

Seminar Mencari Titik Tengah Demokrasi: Antara Keamanan Nasional dan Kebebasan Sipil

Seminar Mencari Titik Tengah Demokrasi: Antara Keamanan Nasional dan Kebebasan Sipil

Depok, 30 Mei 2024 – Departemen Ilmu Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (DHI FISIP UI) telah mengadakan seminar dengan judul “Mencari Titik Tengah Demokrasi: Antara Keamanan Nasional dan Kebebasan Sipil” pada tanggal 30 Mei 2024. Kesihatan ini berlangsung dari pukul 13.30 hingga 16.00 WIB di Auditorium Ilmu Komunikasi dan menghadirkan sejumlah pembicara untuk mendiskusikan bagaimana mencari keseimbangan kebutuhan aparat untuk menjaga keamanan nasional dan memastikan hak-hak kebebasan masyarakat tetap terpenuhi dalam isu penggunaan spyware di Indonesia.

Broto Wardoyo, Ph.D., pengajar di Departemen HI, selaku moderator, membuka diskusi dengan memberikan gambaran singkat tentang bagaimana isu spyware dalam konteks keamanan nasional dan kebebasan sipil menjadi semakin relevan di tengah masyarakat. Dari sudut pandang regulator, Dr. Sulistyo, Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BSSN RI, memaparkan tentang pentingnya perlindungan data sebagai isu nasional.

Selanjutnya, Brigjen. Pol. I Made Astawa, Wakil Kepala Densus 88 AT Polri menjelaskan bahwa penyadapan yang dilakukan oleh Densus 88 merupakan salah satu instrumen penting dalam penanggulangan terorisme dan menegaskan bahwa prinsip utama dalam pelaksanaan penyadapan adalah menghormati hak-hak masyarakat sementara menjaga keamanan nasional. Dari sudut pandang jurnalis, Herik Kurniawan, Pemimpin Redaksi GTV sekaligus Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), memaparkan peran media sebagai pilar keempat demokrasi dengan tantangan menghadapi regulasi yang membatasi pergerakan jurnalis. Mabda Haerunnisa Fajrilla Sidiq, peneliti di The Habibie Center, membahas visibilitas penggunaan siber sebagai alat surveillance dari perspektif keamanan siber.

Dr. A. J. Simon Runturambi, Ketua Program Studi Kajian Ketahanan Nasional SKSG UI, menggarisbawahi pentingnya reformasi intelijen untuk mengakomodasi kebebasan sipil tanpa mengganggu kewenangan institusi yang bertugas dalam menjaga keamanan nasional. Ali Abdullah Wibisono, Ph.D., pengajar Keamanan Internasional Departemen HI FISIP UI, menutup sesi dengan membahas secara mendalam landscape keamanan siber di Indonesia yang dipengaruhi oleh kondisi unfinished nation building dan pentingnya menjawab pertanyaan fundamental: “Keamanan untuk siapa?” dan “Keamanan untuk apa?” –

Download Notulensi

Accessibility