Hubungan Indonesia-Malaysia dalam Perspektif Sosial, Budaya, Negara, dan Media: Kasus Perbatasan dan Pekerja Migran

Hubungan Indonesia-Malaysia dalam Perspektif Sosial, Budaya, Negara, dan Media: Kasus Perbatasan dan Pekerja Migran

image
  • Editor: Evi Fitriani
  • Tahun Terbit: 2012
  • Kota Terbit: Depok
  • Penerbit: UI Press
  • Bahasa: Indonesia
  • Deskripsi Singkat:

Hubungan Indonesia dan Malaysia telah mengalami pasang surut yang cukup mengkhawatirkan beberapa tahun belakangan ini. Berbagai kejadian – dari kemenangan klaim Malaysia atas Pulau Sipadan dan Ligitan, masalah perbatasan, masalah pekerja migran Indonesia di Malaysia, sampai saling gugat kepemilikan lagu, tari dan makanan – mengganggu hubungan kedua negara. Dalam beberapa kasus, media menambah intensitas atau memperluas ketegangan antara kedua pemerintah dan masyarakat.

Buku ini merangkum tulisan dengan berbagai pendekatan (multi-disiplin) yang ditulis para peneliti Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) sebagai hasil kajian dalam riset kolaboratif dengan rekan sejawat dari Fakultas Sains Sosial dan Kemanusiaan Universitas Kebangsaan Malaysia (FSSK UKM). Studi hubungan Indonesia-Malaysia ini dibatasi pada dua hal yang sering memicu ketegangan hubungan kedua negara: isu perbatasan dan pekerja migran Indonesia di Malaysia. Dengan demikian, studi ini menginvestigasi akar permasalahan yang menimbulkan ketegangan antar kedua negara dalam kedua isu tersebut, dan bagaimana isu-isu tersebut digambarkan oleh media. Secara khusus, studi ini terfokus pada dua permasalahan. Pertama, apa yang sesungguhnya terjadi dalam hubungan Indonesia-Malaysia terkait masalah perbatasan negara dan buruh migran? Bagaimana isu-isu ini diobervasi dari aspek politik dan keamanan, dari aspek sosial budaya dan kesejahteraan? Kedua, bagaimana media berperan dalam hubungan kedua negara? Sesuai dengan pendekatan yang digunakan, alat analisa dalam tulisan-tulisan ini mencakup masyarakat, negara dan media.